Oknum Staf Desa Parrappunganta, Diduga Melakukan Kampanye No.1 (DM-HHY) Saat Penyaluran Bantuan

Takalar – Elhannews.com // Sesuai pemberitaan sebelumnya terkait Bantuan rice cooker yang beredar, ini merupakan bagian dari program ESDM yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2023. Program ini ditujukan untuk rumah tangga kecil dengan daya listrik 450 VA, 900 VA, dan 1.300 VA, yang berdomisili di daerah dengan pasokan listrik tegangan rendah dan memperoleh listrik 24 jam. Program ini bertujuan untuk menggantikan alat masak berbahan bakar minyak dengan alat masak berbasis listrik.

Namun dugaan politisasi bantuan ini mencuat karena adanya pembagian rice cooker yang disertai dengan pencantuman foto berpose mengacungkan jari telunjuk atau gestur Kode 1 yang menandakan Paslon DM-HHY pada pilkada takalar. Hal ini memunculkan adanya indikasi kecurigaan adanya indikasi keterlibatan aparatur pemerintah daerah takalar dalam kampanye politik.

Terkait hal ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Takalar diminta untuk segera melakukan pemeriksaan bagi yang terlibat, oknum yang dianggap berpotensi terlibat dalam penyalahgunaan bantuan pemerintah untuk kepentingan politik praktis. Jika terbukti, hal ini dapat melanggar aturan kampanye dan netralitas pemerintahan.

Saat awak media melakukan penelusuran atau konfirmasi lewat telpon whatsApp salah satu staf desa yang di anggap sekaligus LO program bantuan tersebut di desa Parrappunganta menjelaskan bahwa betul ada bantuan dari kementrian yang di usulkan oleh pemdes dan cair sekitar 50 an unit.

Selain itu awak media bertanya kenapa ada kode jari Nomor 01 pada saat dokumentasi dengan penerima, oknum staf desa tersebut menyampaikan bahwa itu kode tegak lurus pak.

Mirwan.,S.H Ketua Umum Lembaga ELHAN-Ri sangat menyayangkan oknum staf desa tersebut menggunakan jari satu, dugaan melakukan kampanye salah satu paslon yaitu paslon nomor urut 1 (DM-HHY) pada pilkada takalar dan ini diduga melanggar Netralitas mengingat aparat pemdes parrappunganta diduga melakukan mengacungkan jari telunjuk bersama pemilih mendakan yang diduga keras mendukung nomor urut 1 (DM-HHY).

Mirwan juga berharap bawaslu kabupaten takalar lebih aktif turun dan ketika ada pembagian bantuan pemerintah lebih aktif melakukan pengawasan sehingga tidak ada di.untungkan salah satu Paslon Bupati/Wakil Bupati pada Pilkada Takalar.

Bersambung…..

#Syrf

Tinggalkan komentar