Teror Busur Panah di Desa Bontosunggu, Tokoh Masyarakat Desak Penindakan Sebelum Situasi Memburuk

Takalar-Sulsel // Elhannews.com – Desa Bontosunggu, Kecamatan Galesong utara, kaupaten takalar terletak di provensi sulawesi selatan kembali dilanda keresahan akibat aksi teror menggunakan busur panah yang terjadi dalam beberapa malam terakhir. Aksi tersebut membuat warga ketakutan, terutama saat malam hari.

Insiden terbaru terjadi sekitar pukul 02:30 wita dini hari tepatnya pada tanggal 01 Juli 2025, saat sebuah rumah warga menjadi sasaran panah oleh pelaku. Anak panah meninggalkan bekas di pintu utama depan rumah, memicu kepanikan keluarga korban maupun tetangga. Peristiwa ini menambah daftar panjang teror yang telah terjadi di desa tersebut.

Menurut laporan warga, terduga pelaku bahkan sering terlihat berkeliaran di tengah malam sambil membawa busur panah. Ia diduga meneror anak-anak dan remaja yang nongkrong di pinggir jalan, membuat mereka ketakutan dan merasa tidak aman berada di luar rumah setelah magrib dimalam hari.

Tokoh masyarakat setempat, Syafaruddin Dg Bani, menyuarakan dan prihatin atas kejadian tersebut.
“Kami menekankan kepada pihak kepolisian dan aparat desa untuk segera bertindak. Jangan tunggu sampai ada korban jiwa. Pelaku sudah sangat meresahkan dan ini bisa melebar jika tidak ditangani cepat,” ujarnya.

Warga di.imbau untuk membatasi aktivitas malam hari, mengawasi anak-anak, dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Suasana di Desa Bontosunggu kini diliputi kekhawatiran, dan masyarakat berharap situasi segera kembali kondusif. Kata Daeng Bani.

Ditempat terpisah, Hasbuddin Toro dari Lembaga Elhan-Ri saat dimintai keterangannya berharap kepada pihak kepolisian kiranya melakukan patroli dimalam hari untuk mencegah korban lain apabila tidak segera ditemukan oknum yang diduga pelaku.

Sampai berita ini tayang, awak media akan melakukan konfirmasi pihak terkait.

Bersambung….

#Syarfd

Tinggalkan komentar