
ACEH TENGGARA — Kondisi kawasan Pajak Pagi menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan aktivitas masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang tampak dipenuhi genangan air.
Dalam video tersebut, seorang warga menyampaikan kritik terhadap kondisi fasilitas di kawasan Pajak Pagi. Ia menyoroti kewajiban masyarakat yang setiap hari tetap berjalan, mulai dari berjualan, membayar sewa, membayar retribusi hingga memenuhi kewajiban lainnya.
“Setiap hari masyarakat datang ke Pajak Pagi untuk mencari nafkah. Berjualan, membayar sewa, membayar retribusi, dan menyetor sesuai kewajibannya,” demikian narasi yang tertulis dalam video tersebut.
Video itu juga menampilkan kondisi lingkungan sekitar pasar dengan genangan air yang terlihat cukup luas. Sejumlah bangunan pertokoan dan aktivitas masyarakat tampak berada di sekitar kawasan yang tergenang.
Pesan utama yang disampaikan dalam video tersebut adalah agar fasilitas yang digunakan masyarakat tidak dibiarkan dalam kondisi yang dinilai kurang layak.
“PAJAK PAGI: RAKYAT BAYAR, FASILITAS JANGAN DIBIARKAN MATI!” demikian tulisan yang muncul dalam video.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan kawasan Pajak Pagi, khususnya terkait pemeliharaan fasilitas, drainase serta penanganan genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang dan masyarakat.
Bagi pedagang, kondisi lingkungan pasar merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi. Pasar bukan hanya tempat transaksi perdagangan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang menggantungkan pendapatan sehari-hari dari aktivitas jual beli.
Karena itu, apabila masyarakat telah memenuhi kewajibannya berupa pembayaran sewa maupun retribusi, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas pasar juga menjadi hal yang patut mendapat perhatian.
Persoalan ini perlu mendapat penjelasan dari pihak pengelola maupun pemerintah daerah terkait kondisi fasilitas Pajak Pagi, termasuk langkah yang telah dan akan dilakukan untuk mengatasi genangan serta memastikan fasilitas pasar dapat digunakan secara layak.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola Pajak Pagi maupun pemerintah daerah mengenai kondisi yang ditampilkan dalam video tersebut.
Konfirmasi dan hak jawab dari pihak terkait tetap diperlukan untuk menjelaskan kondisi sebenarnya, penyebab genangan, mekanisme pengelolaan retribusi serta rencana perbaikan fasilitas di kawasan Pajak Pagi.
