DPD ELHAN RI Palopo Mengucapkan Selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Palopo

Palopo-Sulsel // Elhannews – Ketua DPD Elang Hitam Republik Indonesia (ElHAN RI) Palopo, M. Yusuf, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin atas terpilihnya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Palopo periode 2025-2030.  M. Yusuf berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Palopo.

Dalam keterangan persnya, M. Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Palopo yang lebih baik.  Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh program-program pembangunan yang akan dijalankan oleh Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

M. Yusuf optimistis bahwa Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin akan mampu menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat Palopo dengan baik dan penuh tanggung jawab.  Keduanya diharapkan mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan yang telah dicanangkan selama kampanye.

DPD Elhan Ri Palopo menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan mendukung program-program pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palopo di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Semoga kepemimpinan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin dapat membawa perubahan positif bagi Kota Palopo dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warganya. DPD Elhan Palopo berkomitmen untuk terus mengawal dan memberikan masukan konstruktif demi terwujudnya Palopo yang lebih maju dan sejahtera

Karang Taruna Takalar Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Pemuda

Takalar-Sulsel // Elhannews – Karang Taruna Kabupaten Takalar, berkolaborasi dengan Basa Wiki Sulsel dan ICT Watch, menggelar pelatihan peningkatan kemampuan penggunaan perangkat dan software digital.  Kegiatan ini merupakan angin segar bagi pemuda Takalar, khususnya kader Karang Taruna, dalam menghadapi tantangan era digitalisasi yang berkembang pesat.

Basa Wiki Sulsel, sebuah platform digital berbasis budaya dan komunikasi inovatif yang dikembangkan bersama BASAIbu Wiki, menjadi mitra strategis dalam pelatihan ini.  Pelatihan difokuskan pada peningkatan literasi digital, mengingat pentingnya penguasaan teknologi di era modern.  Smartphone, yang hampir dimiliki seluruh generasi Z, menjadi fokus utama pelatihan.

Pemahaman yang baik tentang literasi dan aplikasi digital sangat penting untuk mencegah berbagai risiko, seperti peretasan media sosial dan kejahatan digital lainnya.  Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan.

Camat Galesong, Iksan Larigau, mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung penggunaan media sosial yang baik di kalangan pemuda.  Ia berharap kegiatan serupa akan terus berlanjut untuk mendukung terciptanya Indonesia Emas.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Takalar, yang diwakili oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Galesong, Rifai Jayandi Jarre, mengungkapkan antusiasmenya atas kolaborasi dengan Basa Wiki Sulsel yang fokus pada kegiatan sosial.  Ia berharap workshop ini dapat mengembangkan potensi pemuda Kecamatan Galesong melalui literasi dan skill digital.

Manager Basa Wiki Sulsel, Ita Masita Ibnu, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pemuda bersuara tentang isu lingkungan, khususnya terkait anak putus sekolah, melalui platform digital.  Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan partisipasi pemuda Takalar dalam perkembangan teknologi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda Takalar dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.  Kolaborasi antara Karang Taruna, Basa Wiki Sulsel, dan ICT Watch menunjukkan komitmen bersama dalam memberdayakan pemuda melalui literasi digital.

Teror Busur Panah di Desa Bontosunggu, Tokoh Masyarakat Desak Penindakan Sebelum Situasi Memburuk

Takalar-Sulsel // Elhannews.com – Desa Bontosunggu, Kecamatan Galesong utara, kaupaten takalar terletak di provensi sulawesi selatan kembali dilanda keresahan akibat aksi teror menggunakan busur panah yang terjadi dalam beberapa malam terakhir. Aksi tersebut membuat warga ketakutan, terutama saat malam hari.

Insiden terbaru terjadi sekitar pukul 02:30 wita dini hari tepatnya pada tanggal 01 Juli 2025, saat sebuah rumah warga menjadi sasaran panah oleh pelaku. Anak panah meninggalkan bekas di pintu utama depan rumah, memicu kepanikan keluarga korban maupun tetangga. Peristiwa ini menambah daftar panjang teror yang telah terjadi di desa tersebut.

Menurut laporan warga, terduga pelaku bahkan sering terlihat berkeliaran di tengah malam sambil membawa busur panah. Ia diduga meneror anak-anak dan remaja yang nongkrong di pinggir jalan, membuat mereka ketakutan dan merasa tidak aman berada di luar rumah setelah magrib dimalam hari.

Tokoh masyarakat setempat, Syafaruddin Dg Bani, menyuarakan dan prihatin atas kejadian tersebut.
“Kami menekankan kepada pihak kepolisian dan aparat desa untuk segera bertindak. Jangan tunggu sampai ada korban jiwa. Pelaku sudah sangat meresahkan dan ini bisa melebar jika tidak ditangani cepat,” ujarnya.

Warga di.imbau untuk membatasi aktivitas malam hari, mengawasi anak-anak, dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Suasana di Desa Bontosunggu kini diliputi kekhawatiran, dan masyarakat berharap situasi segera kembali kondusif. Kata Daeng Bani.

Ditempat terpisah, Hasbuddin Toro dari Lembaga Elhan-Ri saat dimintai keterangannya berharap kepada pihak kepolisian kiranya melakukan patroli dimalam hari untuk mencegah korban lain apabila tidak segera ditemukan oknum yang diduga pelaku.

Sampai berita ini tayang, awak media akan melakukan konfirmasi pihak terkait.

Bersambung….

#Syarfd

Suardi Daeng Roa Tampil Sebagai Penantang Kuat di Muscab Apdesi Takalar 2025–2030: Representasi Kuat dari Luar Galesong

Takalar-Sulsel // Elhannews.com – Dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Takalar periode 2025–2030 memasuki babak baru. Figur yang selama ini berada di luar radar kini mencuri perhatian publik dan memanaskan bursa pencalonan. Dialah Suardi Daeng Roa, Kepala Desa Patani dari Kecamatan Mappakasunggu, yang secara resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon ketua Apdesi Takalar.

Deklarasi Suardi yang disampaikan pada Minggu (29/6/2025), langsung mengubah peta kekuatan politik desa di Takalar. Ia hadir bukan hanya sebagai penantang, tapi sebagai representasi kuat dari wilayah non-Galesong—yang selama ini dinilai kurang mendapatkan porsi kepemimpinan dalam struktur Apdesi.

“Pertarungan ini bukan soal nama besar, tapi soal keberanian membawa aspirasi dari desa-desa yang kerap terpinggirkan. Kami hadir untuk memperjuangkan keterwakilan yang adil dan merata,” tegas Suardi Daeng Roa dengan penuh semangat.

Tak main-main, Suardi mengklaim telah mengantongi dukungan dari puluhan kepala desa lintas kecamatan. Langkahnya dinilai mampu membangkitkan optimisme baru, terutama bagi wilayah tengah dan selatan Takalar yang ingin suara mereka lebih terdengar dalam forum Apdesi.

“Kami tidak sekadar maju. Kami membawa visi dan dorongan moral dari banyak sahabat kepala desa yang ingin wajah baru dan arah baru dalam kepemimpinan Apdesi,” tambahnya.

Sebelum kemunculan Suardi, bursa calon ketua Apdesi didominasi dua figur dari Galesong Raya: Abdul Asis Daeng Nyampa (Kepala Desa Tamasaju), dan Syamsualam (Kepala Desa Tarowang). Abdul Asis bahkan sempat digadang-gadang menang mudah berkat dukungan lebih dari 30 kepala desa dari wilayah Galesong. Namun, kemunculan Suardi dari Mappakasunggu dan deklarasi Syamsualam yang juga aktif di Pemuda Muhammadiyah, memecah dominasi tersebut.

Syamsualam menyatakan, keikutsertaannya bukan hanya demi jabatan, tapi untuk memperjuangkan hak-hak kepala desa secara substantif. Ia juga mengaku mendapat dukungan dari sejumlah wilayah kepulauan seperti Tanakeke.

Kini, dengan kehadiran Suardi Daeng Roa, kontestasi Apdesi Takalar tak lagi berporos tunggal ke Galesong Raya. Ia muncul sebagai simbol perlawanan terhadap dominasi lama, serta membawa semangat keterwakilan geografis dan sosial yang lebih merata.

Tokoh senior kepala desa, Darwis alias Tetta Nawang, menilai Muscab kali ini sebagai momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.

“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya punya massa, tapi juga paham persoalan riil desa. Suardi salah satu yang punya rekam jejak kuat di akar rumput,” ujarnya.

Selain ketiga nama besar itu, sejumlah tokoh lain juga mulai diperbincangkan, seperti Parawangsa (Kepala Desa Kale Ko’mara) dan Muhammad Aksin Suarso (Kepala Desa Bontokassi), yang perlahan membangun kekuatan dari wilayah tengah dan selatan Takalar.

Dengan konstelasi yang semakin kompleks, Muscab Apdesi Takalar 2025 dipastikan berlangsung ketat, terbuka, dan penuh harapan. Di tengah pertarungan para figur besar, Suardi Daeng Roa hadir sebagai harapan baru—wakil desa pinggiran yang siap memimpin perubahan.

#Red…

Elhan-Ri: Perlunya Perhatian Khusus, Sampah Berserakan di Jalan Khaeruddin Daeng Ngampa-Takalar

Takalar,Sulsel // Elhannews – Jalan Khaeruddin Daeng Ngampa di Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar – Sulawesi Selatan, tengah menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan tersebut telah menjadi perhatian publik dan kini mendapat sorotan tajam dari salah satu Lembaga yaitu Lembaga ELHAN-RI. Kondisi ini dinilai memprihatinkan dan mengganggu estetika lingkungan serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

Lembaga ELHAN RI, dalam rilis resminya, menyoroti lambatnya penanganan sampah di lokasi tersebut.  Mereka menilai Pemerintah Kabupaten Takalar, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLHP), belum maksimal dalam menjalankan tugasnya untuk mengangkut dan membersihkan sampah yang telah menumpuk selama beberapa waktu.  Keberadaan sampah yang tak terurus ini dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari pencemaran lingkungan hingga penyakit.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah yang berserakan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah rumah tangga hingga sampah organik.  Kondisi ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, serta kurang efektifnya sistem pengelolaan sampah di daerah tersebut.  Lembaga ELHAN RI pun mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan.

ELHAN RI meminta Pemerintah Kabupaten Takalar untuk meningkatkan kinerja DLHP dalam hal pengangkutan dan pengelolaan sampah.  Mereka juga merekomendasikan perlunya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.  Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, ELHAN RI juga menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Takalar mengevaluasi sistem pengelolaan sampah yang ada.  Sistem yang efektif dan terintegrasi sangat diperlukan untuk mengatasi masalah sampah yang semakin kompleks.  Hal ini termasuk peningkatan fasilitas pengolahan sampah dan optimalisasi peran petugas kebersihan.

Lembaga ELHAN RI berharap agar Pemerintah Kabupaten Takalar segera merespon temuan ini dan mengambil langkah konkrit untuk mengatasi masalah sampah di Jalan Khaeruddin Daeng Ngampa Takalar atau tidak jauh dari kantor Bupati takalar bagian utara. Tindakan cepat dan tepat sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.  Oleh karena itu, ELHAN RI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.  Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah di Kabupaten Takalar.

Red…

Mirwan: Seorang Pemimpin Dianggap Sukses Dalam 100 Hari Kerja, Apabila Memiliki Ciri-ciri Sebagai Berikut

Takalar,Sulsel // Elangnews – Seorang pemimpin yang baik dan siap bekerja sangat dibutuhkan sekali dan apa saja kriteria pemimpin yang dianggap sukses dalam 100 hari kerja, tentunya ditandai dengan kemampuan membangun kepercayaan, komunikasi efektif, dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Mereka juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan, memotivasi tim, dan menunjukkan integritas dalam setiap tindakan. 

Beberapa-beberapa ciri pemimpin sukses di 100 hari kerjanya:

1. Membangun Kepercayaan dan Hubungan:

  • Komunikasi Efektif:Mampu menyampaikan visi, tujuan, dan ekspektasi dengan jelas kepada tim. Memberikan umpan balik yang konstruktif dan terbuka terhadap masukan dari anggota tim. 
  • Mendengarkan Aktif:Menunjukkan minat pada perspektif anggota tim dan bersedia mendengarkan masukan mereka. Membangun hubungan yang kuat dengan tim melalui komunikasi yang terbuka dan jujur. 
  • Berinteraksi dengan Tim:Meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anggota tim, baik secara formal maupun informal. Membangun suasana kerja yang positif dan kolaboratif. 

2. Mengambil Keputusan yang Tepat:

  • Cepat dan Tepat:Mampu menganalisis situasi dengan cepat, mengidentifikasi masalah, dan mengambil keputusan yang tepat dalam waktu yang singkat.
  • Berani Bertindak:Tidak ragu untuk mengambil tindakan yang diperlukan, bahkan dalam situasi yang sulit. Memiliki keberanian untuk mengambil risiko yang terukur dan belajar dari pengalaman.
  • Fokus pada Tujuan:Memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil selaras dengan tujuan organisasi. Mengutamakan kepentingan organisasi dalam setiap pengambilan keputusan. 

3. Memotivasi dan Membimbing Tim:

  • Memberikan Inspirasi:Mampu memberikan motivasi dan inspirasi kepada anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. Menjadi contoh yang baik dalam hal kerja keras dan dedikasi. 
  • Mendorong Pertumbuhan:Menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan anggota tim. Memberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang. 
  • Mengatasi Tantangan:Mampu mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang mungkin muncul. Memberikan dukungan dan bimbingan kepada anggota tim dalam menghadapi kesulitan. 

4. Menunjukkan Integritas dan Profesionalisme:

  • Berintegritas:Bertindak jujur, adil, dan transparan dalam segala hal. Menjaga integritas pribadi dan profesional dalam setiap interaksi.
  • Bertanggung Jawab:Memikul tanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil. Menunjukkan akuntabilitas dalam setiap aspek pekerjaan.
  • Beretika:Menjaga standar etika yang tinggi dalam perilaku dan interaksi dengan orang lain. Menjadi teladan dalam hal integritas dan profesionalisme. 

5. Beradaptasi dengan Perubahan:

  • Fleksibel:Mampu beradaptasi dengan perubahan situasi dan kondisi. Tidak terpaku pada rencana awal dan terbuka terhadap ide-ide baru.
  • Inovatif:Mendorong inovasi dan kreativitas dalam tim. Mencari cara baru untuk mencapai tujuan dan memecahkan masalah.
  • Belajar dari Pengalaman:Terus belajar dari pengalaman dan umpan balik untuk meningkatkan kinerja. Memastikan bahwa organisasi terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan. 

Dengan memiliki ciri-ciri ini, seorang pemimpin baru dapat membangun fondasi yang kuat untuk kesuksesan jangka panjang dalam 100 hari pertama dan seterusnya. 

Ketum ELHAN-Ri, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah 2025M

Elhannews.com // Sulsel – Idul Adha adalah salah satu hari raya Islam yang paling penting, yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Hari raya ini jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Islam dan berlangsung selama satu hari.

Idul Adha merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk mempertebal iman, meningkatkan ketaatan, dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Lembaga ELHAN-Ri melalui Ketua Umum Mirwan,.SH, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah 2025 Masehi kepada seluruh umat islam yang merayakan.

Mirwan,.SH Ketum ELHAN-Ri beserta jajaran tak lupa, disaat yang penuh kebahagiaan ini, kami juga memohon maaf lahir batin atas segala kesalahan dan khilaf yang mungkin tidak disengaja. Semoga dengan Idul Adha ini, kita semua diberkahi dengan keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup.

Bahwa ditengah suasana perayaan ini mari kita jadikan momentum Idul Adha Sebagai titik untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik lagi., Ujar mirwan

Obyek Tanah Milik  Almarhum Makka Bin Sulemang, Diduga diKuasai Pihak Harmonis

Elhannews.com // Makassar – Obyek tanah merupakan salah satu kebutuhan setiap manusia yang nilai jualnya semakin tahun pasti harganya meningkat, Sehingga terkadang banyak oknum yang diduga mafia tanah menyerobot tanah orang lain sangat rentan terjadi Rabu 4 Juni 2025.

Hal ini terjadi kepada Beberapa Ahli Waris yaitu Pemilik tanah Almarhum Makka Bin Sulemang merasa haknya diduga telah diserebot oleh Pihak Harmonis yang terletak di jalan Andi Pangerang Pettarani kelurahan Karuwisi kecamatan Panakkukang kota Makassar provinsi Sulawesi Selatan.

Betapa tidak, oknum tersebut seakan akan mengklaim bahwa obyek tersebut miliknya yang berkekuatan hukum berupa akta jual beli dan menguasai obyek hingga sekarang.

Namun menurut kuasa pendamping Ahli Waris Makka bin sulemang Nasbidin yang di beri kuasa oleh Ahli Waris bahwa akte jual beli antara Almarhum. Abd.Rahim dengan Dg Rurung sebagai pihak pertama (penjualan) yang di mana Almarhum harmonis selaku pihak kedua (pembeli ) dengan  AJB nomor. 675/III/3155/VI/1997 adalah akte jual beli di duga cacat hukum.

Karena yang menjadi dasar pembuatan akte jual beli adalah Sertifikat No 23/1964 dengan 2500 adalah hak milik an. Makka Bin Sulemang sedangkan yang  menanda tangani AJB adalah Abd.Rahim dan Dg Rurung yang tidak ada hubungan dengan Makka Bin Sulemang dan tidak ada kuasa dari pihak Makka Bin Sulemang begitu juga AJB no 676/III/3155/VI/1997 menggunakan Sertifikat no 48/1964 luas 2400 M2 an Makka dan proses penerbitannya sama seperti Sertifikat no.23.

Lebih lanjut bahwa begitu juga putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 53  PK / Pdt./ 2005 dan Putusan MA Nomor 53 PK / Pdt. / 2017 membatalkan Putusan Mahkamah Agung RI nomor 3407 K / Pdt/ 2001 tgl 19 Maret 2003 jo. Putusan Pengadilan Tinggi Ujung Pandang Nomor 122/PDT/2000/PT.MKS. Tanggal 6 September 2000 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Ujung Pandang no 217/ Pdt. G / 1998/ PN.UJ.PDG. Tanggal 21 Agustus 1999.

Adapun alasan dengan pembatalan menurut Putusan Mahkamah Agung (MA) sebagai berikut berdasarkan surat pernyataan tanggal 21 Juli 1996 Almarhum Harmonis T menyerahkan BG no. BH 288716 PT BANK Negara Indonesia TBK. Mattoangin sejumlah Rp 525.000.000 ( Lima Ratus Dua Puluh Lima Juta Rupiah ) sebagai pembayaran tanah Jl. AP. Pettarani kelurahan Karuwisi dengan harga Rp 800.000.000.(Delapan Ratus Juta Rupiah) namun ternyata ketika di cairkan BG milik Harmonis T tidak  memiliki dana

Menurut salah satu Ahli Waris yang masih hidup Dg Bintang Bin Makka mengatakan pihaknya hanya ingin mencari Sertifikat yang sudah lama hilang. agar haknya bisa dimiliki kembali.

“Bahwa semasa hidup Almarhum Makka Bin Sulemang tidak pernah menjual obyek tanah  tersebut,” ugkapnya.

Dari hasil perbincangan awak media ini dengan kuasa pendamping  Nasbidin menyampaikan bahwa tanah klien kami masih di akui disemua instansi yang terkait.

“Dan masalah ini kami akan coba mencari solusi yang terbaik, agar tidak ada yang merasa dirugikan,” kata Nas dengan singkat.

Penulis Ardianto

Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Takalar di Gelar Juni 2025

Elhanmews.com // Persiapan pelaksanaan temu karya karang taruna kabupaten Takalar terus bergerak. Panitia pelaksana Rabu/28 Mei 2025 , menggelar pertemuan bersama Steering comite di kafe jalan metro tanjung bunga Makassar. usai menggelar pertemuan selanjutnya panitia menemui Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan Harmansyah didampingi Plt Ketua Karang Taruna Kabupaten Takalar melakukan koordinasi dan diskusi terkait perkembangan persiapan Temu karya Karang Taruna Takalar yang akan di gelar bulan juni 2025.

Plt Ketua  Karang Taruna Kabupaten Takalar Firmansyah Asdar,  menjelaskan, bahwa sejak di SK kan oleh Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, pihaknya sudah memulai persiapan tahapan pemilihan.ujar Imam sapaan akrabnya.

“Paling lama diagendakan Temu Karya akhir Juni 2025 digelar pemilihan. Bahkan bisa jadi lebih cepat dari itu, tergantung kesiapan di lapangan,” kami sudah bentuk panitia SC (pengarah) dan OC (pelaksana), termasuk menyusun schedul atau jadwal tahapan penyelenggaraan temu karya,”

Menurut ketua panitia temu karya Rivai sampai hari ini persiapan teknis telah kita siapkan, atribut juga telah siap dan akan kita gelar di penjuru kecamatan kabupaten Takalar.  Insya Allah dalam waktu dekat kami setelah berkoordinasi bersama stering comite kami akan membuka Pendaftaran Calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Takalar.


Plt Ketua Karang Taruna Kabupaten Takalar,  Firmansyah Asdar mengajak kepada seluruh elemen pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna di Kabupaten Takalar dari semua tingkatan untuk ikut mensukseskan acara tersebut. Sekalian kata dia, pihaknya memberikan ruang kepada pemuda yang sudah cukup syarat dapat mencalonkan diri sebagai bakal calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Takalar.

“Jaga soliditas, harmonisasi sesama kader dan tidak saling menyerang secara personal. Karang Taruna ini organisasi sosial. Jadi jangan sampai kita terpecah karena soal kontestasi ini,” ujarnya.
“Perbedaan pilihan silahkan, tapi tetap jaga harmonisasi organisasi. Sebab setelah temu karya kita akan kembali bersua untuk satu tujuan yaitu mengurusi urusan sosial dan kesejahteraan pemuda.

#Red…

DPC IKA UNM Takalar dan Yayasan Global Panrita Gelar Workshop 32 JP Digital Learning Memperingati Hari Kebangkitan Nasional

Elhannews.com // Takalar 25 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Alumni Universitas Negeri Makassar (IKA UNM) Kabupaten Takalar bekerja sama dengan Yayasan Global Panrita—yang menaungi Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar, SDIT dan SMPIT Global Cendekia—menggelar Workshop 32 Jam Pelajaran Digital Learning, Minggu (25/5/2025), bertempat di kampus ITP Takalar, Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara.

Dengan mengusung tema “Membangun Pembelajaran Digital lewat Coding, Video, Animasi, dan Website”, kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari guru dan kepala sekolah TK, SD, SMP, SMA hingga SMK dari Takalar, Gowa, Jeneponto, hingga Makassar.

Ketua DPC IKA UNM Takalar sekaligus Ketua Yayasan Global Panrita, Muhammad Nurdin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen IKA UNM dalam mendukung transformasi pendidikan digital, sekaligus menjawab tantangan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada kreativitas, inovasi, dan penguasaan teknologi.

“Era kebangkitan saat ini bukan hanya kebangkitan fisik, tetapi kebangkitan digital. Guru-guru harus menjadi agen perubahan dan penggerak teknologi di sekolah. Melalui coding, pembuatan animasi, dan website, kita tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan masa depan, tapi juga membangun karakter inovatif dan adaptif,” ujar Nurdin.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal PP IKA UNM, Dr. Muhammad Daud, M.Si. yang menyampaikan pesan dari Ketua Umum PP IKA UNM, Prof. Dr. Drs. H.A.M. Nurdin Halid, yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Prof. Nurdin Halid menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan workshop ini dan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan didorong untuk dilaksanakan di kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan.

“Kami melihat ini sebagai model kolaborasi alumni yang produktif. Transformasi pendidikan butuh sinergi alumni, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini harus menjadi gerakan bersama,” ungkapnya dalam pesan tertulis.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber utama. Materi pertama dibawakan oleh Berlin Cipta Pratama, seorang praktisi teknologi pendidikan yang membahas “Pengenalan Coding sebagai Mata Pelajaran Baru”. Dalam paparannya, Berlin menekankan pentingnya penguasaan dasar-dasar coding bagi guru sebagai bekal menghadapi implementasi mata pelajaran baru “Coding dan Informatika” yang akan diberlakukan secara nasional pada tahun pelajaran 2025/2026.

“Coding bukan hanya tentang pemrograman, tapi logika berpikir, pemecahan masalah, dan kreativitas. Anak-anak kita harus siap menyambut dunia yang serba otomatis dan berbasis kecerdasan buatan,” jelasnya.

Materi kedua disampaikan oleh Mukhlis Al Faruq, Founder komunitas Pangkalang Guru Anti Gaptek Nusantara (Pangrangnuanta) dan Sekretaris DPC IKA UNM Takalar. Mukhlis membawakan topik tentang pembuatan website sekolah, video pembelajaran, dan animasi edukatif. Ia membimbing peserta secara langsung membuat tampilan sederhana website menyusun video presentasi serta membuat animasi interaktif dengan teknologi AI untuk pembelajaran yang menarik.

“Tujuannya agar guru tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, tapi juga produsen konten digital yang menarik dan kontekstual sesuai kebutuhan siswa,” ujarnya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka bahkan mengusulkan agar pelatihan serupa diadakan secara berkala, khususnya dalam format berjenjang agar keterampilan digital mereka bisa terus ditingkatkan.

“Saya sangat terbantu dengan materi ini. Dulu membuat video terasa sulit, sekarang saya merasa bisa mulai membuat media pembelajaran sendiri,” ujar Istawakkal, salah satu guru SMK asal Takalar

Kegiatan ini menjadi momentum nyata bahwa kolaborasi alumni dan institusi pendidikan dapat mendorong lompatan dalam pengembangan kapasitas guru menghadapi era digitalisasi pendidikan.

Reporter: Mukhlis
Dokumentasi: Tim Media IKA UNM Takalar